ContohPenutup Pidato Dalam Bahasa Inggris Closing Speech (1) ————————————————————————————————- Perhaps enough so that I can say as .., no more or less as well as mistakes that I said either intentionally or not, I really apologize. Thanks for attention and Good bye. Closing Speech (2) ———————————————————————————————— Ladies and Gentlemen, Pantun Penutup Pidato Perpisahan, Foto Unsplash/Miguel HenriquesBerpidato di depan banyak orang memang membutuhkan keterampilan yang baik. Apalagi jika itu pidato perpisahan, yang formal dan serius. Untuk sedikit mencairkan suasana, di penutup pidato, kamu bisa menyisipkan satu pantun penutup pidato perpisahan yang unik dan dari buku Bilingual Thematic Speech BTS Pidato Bahasa Arab dan Bahasa Inggri, Ummul Faida, dan Deasy Asdini, 202211, pidato adalah sebuah sebuah seni, ia dapat dipelajari Faidhi, 2018. Seni berbicara di depan umum adalah seni yang berkaitan dengan meyakinkan dan mencengangkan orang, baik melalui ucapan maupun tulisan Hawajri, 2020.Pantun Penutup Pidato Perpisahan yang Unik dan BerkesanPantun Penutup Pidato Perpisahan, Foto Unsplash/Reimond de ZuñigaBerikut ini ada beberapa contoh pantun penutup pidato perpisahan yang unik dan berkesanPak Toto bertengger di pos rondanya Terlihat tenang sambil menyeruput kopi Tidak ada perpisahan yang selamanya Suatu saat pasti akan bertemu kembaliBersama pacar pergi ke Wonogiri Tak lupa untuk membeli oleh-oleh sendiri Janganlah menangisi yang pergi Karena sesungguhnya, yang datang akan bisa lebih baik lagiIbu Ari pergi mengambil jerami Jeraminya dijemur hingga siang hari. Cukup sekian pembicaraan kali ini Jika ada salah dan janggal mohon dikoreksi Bu Ari membawa jerami ke pak Sonya Pak sonya imut, seperti masih belia Satu kata lagi dari saya Bahwa tidak ada perpisahan yang sia-siaPergi ke ladang bersama Yaya Ladangnya punya ayahnya Salam undur diri dari saya Dan terimakasih atas waktunya Masuk ladang harus bersyarat Syaratnya haruslah membawa dandang Semoga pidato tadi menjadi manfaat Untuk saat ini, dan hari yang akan datangPergi ke pantai bersama mantan Perginya sambil makan mendoan Terima kasih saya ucapkan Mohon maaf bila ada yang salah saya lontarkan Saat ke pantai lalu pergi bersemedi Bersemedi di atas batu kali Janganlah sampai melupakan yang pergi Karena sesungguhnya perpisahan ada untuk bertemu lagiKena hujan, baju basah Baju hitam, kena tinta Tak usah galau jika berpisah Kita bersama untuk gapai cita-citaItulah beberapa contoh pantun penutup pidato perpisahan yang unik dan berkesan. Bagaimana? Cukup berkesan, bukan? Kamu bisa ambil salah satu contoh di atas untuk jadi pantun penutup di akhir pidatomu.ifra Pantunmelayu bisa digunakan di berbagai kesempatan. Bisa digunakan sebagai pembuka dan penutup pidato, acara, hingga kehidupan sehari-hari. Kamis, 4 Agustus 2022; Cari. Network. Tribunnews.com; Pantun Melayu juga berguna sebagai alat pemelihara bahasa, dan penjaga fungsi kata. Nah, selain dari hal yang bersifata serius, pantun melayu juga
Menutup pidato maupun presentasi menggunakan pantun dapat membuat pidato yang Sedulur sampaikan semakin menarik. Tak hanya itu, isi presentasi dan momen pidato juga akan lebih diingat oleh para audiens. Jadi tidak heran banyak orang yang mempersiapkan pantun penutup pidato ketika diminta untuk berbicara di depan banyak orang. Bagi Sedulur yang masih bingung untuk membuat pantun penutup pidato, berikut rangkuman pantun yang dapat Sedulur jadikan referensi. Biasanya, pantun digunakan untuk menutup pidato semi formal, seperti acara sekolah dan juga ceramah. Pantun pun dapat menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Jawa tergantung pada jenis acaranya. BACA JUGA 12 Contoh Pidato Persuasif Singkat Tentang Berbagai Tema Freepik Berikut adalah contoh pantun penutup pidato yang bisa kamu gunakan 1. Padi habis tinggal Jerami, Bakar dulu hingga bersih. Rupanya pidatoku sampai di sini, Sekian dan terima kasih. 2. Pisau diasah di pagi hari, Bawa ke kebun untuk membabat. Berakhir sudah pidatoku ini, Semoga dapat memberi manfaat. 3. Pak Andi punya burung kenari, Burung dijemur hingga siang hari. Pembicaraan berakhir sampai di sini, Salah dan janggal mohon dimalkumi. 4. Bayi merangkak di atas tanah, Merangkak sampai ke belakang rumah. Semoga pidato ini menjadi berkah, Untuk lentera di alam barzah. 5. Pergi memancing ke sungai sula, Nila dipancing saat senja. Salam undur diri dari saya, Untuk teman-teman semua. 6. Sapi disembelih berlumuran darah, Potong dagingnya di hari kurban. Mohon maaf atas segala salah, Juga khilaf mohon dimaafkan. 7. Burung dara cendrawasih, Cari dulu di Papua. Cukup sekian dan terima kasih, Semoga bermanfaat untuk semua. 8. Jalan-jalan ke Singapura, Beli rambutan dan semangka. Jangan malu untuk bertanya, Sebelum menutup acara. Pantun penutup ceramah Freepik Untuk apa jadi bujang, Hidup sepi sendiri saja. Ingin hati ceramah panjang, Apa daya masih ada acara. Mekah sudah, Madinah sudah, Pulang ke kampung urusin empang. Ceramah sudah makan sudah, Perut kenyang pikiran lapang. Sudah tua sakit punggung, Tetangga mati ikut melayat. Bukan maksud untuk menyinggung, Saya ceramah sampaikan ayat. Pempek campur cuka, Makan rujak banyak pepaya. Kalau bapak ibu suka, Boleh lah undang saya. Mangga harum namanya kueni, Sayang sedang sakit gigi. Ceramah saya sampai di sini, Besok yuk ngaji lagi. Sungguh pahit rasa jamunya, Sudah minum kita makan. Kalau sudah tahu ilmunya, Mari sama-sama kita amalkan. Pantun penutup dakwah iStock Irian cenderawasih, Anak monyet sakit gigi. Cukup sekian terimakasih, Jangan lupa undang saya lagi. Anak ayam di pinggir kali, Mencari makan pagi-pagi. Sekarang yang ngaji banyak sekali, semoga sholat subuh tak telat lagi. Kalau ingin pergi ke Turki, Harus banyak nabung duit. Kalau ingin banyak rezeki, Banyak sedekah jangan pelit. Kalau ada sumur di ladang, Boleh kita menumpang mandi. Kalau ceramah saya kurang panjang, Boleh Anda mengundang lagi. Ambil pisau buka ketupat, Sayur lodeh boleh campurkan. Kalau ada ilmu di dapat, Mohon untuk diamalkan. BACA JUGA 14 Cerita Pendek Lucu yang Dijamin Bikin Ngakak! Pantun penutup presentasi Freepik Ada ikan ada mangga, Sudah dimasak langsung makan. Cukup sekian dari saya, Kalau bertanya, silakan. Angin berhembus berkelana, Hujan indah rintik-rintiknya. Tidak ada yang sempurna, Mohon saran dan kritiknya. Batu pecah dibenturkan, Rusak bunga di tengah taman. Terimakasih kami haturkan, Untuk semua teman-teman. Kalau ada sumur di ladang, Airnya segar untuk mandi. Kalau ada umur yang panjang, Boleh saya presentasi lagi. Pantun penutup pidato sekolah Freepik Kalau ada sumur di ladang, Boleh kita menumpang mandi. Kalau Anda ingin pulang, Pidato saya sebentar lagi. Untuk apa membuat tato, Dosa besar bisa terkutuk. Kalau saya sedang pidato, Tolong jangan suka mengantuk. Petik mangga dapat lima, Cuci dulu supaya bersih. Pidato saya tidak lama, Cukup sekian terimakasih. Sungguh indah pulau Jawa, Singapura kotanya rapih. Moga manfaat untuk semua, Saya undur terimakasih. Anak Gembala pandai bersulap, Sulap dimainkan di tengah hari, Salam penutup tak terjawab, Kuulangi sekali lagi, Wassalamualaikum Pisau diasah pagi-pagi, Bawa ke kebun untuk membabat, Berakhir sudah pidatoku ini, Semoga bisa memberi manfaat. Pak Mamat punya burung Kenari, Burung dijemur hingga siang, Pembicaraan berakhir sampai disini, Salah dan janggal mohon maafkan. Karena godaan si tampan rupa, Maka terayu putri mahkota, Mohon maaf atas segala kata, Yang mungkin mengusik lautan jiwa. Pantun penutup pidato tentang sabar jago berpidato Hujan turun kebun basah, Sangat indah tanduk rusa. Sabar itu memang susah, Belajarnya sepanjang masa. Dari sawah membawa gabah, Pakai baju motifnya batik. Sabarkan hati menghadapi musibah, Kan diganti dengan yang lebih baik. Sangat manis madu lebah, Madunya bening tidak keruh. Orang sabar berhati tabah, Hidupnya tenang, jiwanya teduh Bunga mawar bunga selasih, Air manis sekarang hambar. Cukup sekian terimakasih, Jangan lupa selalu bersabar BACA JUGA Narasi adalah Pengertian, Struktur, Ciri-Ciri, Jenis & Unsurnya Pantun penutup pidato lucu iStock Pendidikan karakter penting sekali, Harus diajarkan setiap hari, Entah nanti tidak bersua lagi, Jangan malu untuk berselfi. Bertengkar tak ada guna, Menang jadi abu kalah jadi arang, Jangan malu untuk bertanya, Saya tidak memakan orang. Mandi lumpur rambut berdaki, Setalah kering berwarna putih, Jangan pandang menatap sekali, Saya sudah punya kekasih. Bawa pinangan ke penghulu, Hadiahkan dia sebungkus roti, Maaf jika aku malu-malu, Di depan ada pujaan hati. Penutup pidato dengan salam Freepik Tebal bulunya si beruang kutup, Cairan es ia jadikan minum, Sebelum acara kita tutup, Kuucapkan Wassalamu’alaikum Mahal harganya si batu bacan, Bacan dibeli dari Pesisir Selatan, Salam penutup aku ucapkan, Semoga semua dalam Lindungan-Nya Gudang penyimpan si benih padi, Padi dibawa ke tengah sawah, Semoga kita bertemu lagi, Salam penutup jadi pemisah Berbaris shalat namanya syaf, Magrib tiba matahari terbenam, Bila ada salah kuharapkan maaf, Akhir kata kuucapkan salam Hari minggu cuci sepatu, Sepatu dijemur di pagi hari, Sampai jumpa di lain waktu, Salam pembuka mempertemukan lagi Pantun penutup acara iStock 1. Batu pecah dibenturkan, Rusak bunga di tengah taman. Terima kasih kami haturkan, Untuk semua teman-teman. 2. Bunga melati di pekarangan, Tumbuh cepat segera besar. Saya masih banyak kekurangan, Maklum masih tahap belajar. 3. Badan gemuk banyak lemak, Kalau lebaran banyak ketupat. Terima kasih sudah menyimak, Semoga dapat membawa manfaat. BACA JUGA Alur adalah Pengertian, Tahapan dan Macam-Macamnya Pantun penutup pidato Bahasa Jawa Freepik 1. Santen banyune klapa, Cekap semanten atur kawula. Santan airnya kelapa Cukup sekian sambutan saya 2. Santen duduhe klapa, Namung semanten atur kula. Santan airnya kelapa Hanya sekian sambutan saya 3. Dodolan ketupat nang pasar Blora, Menawi wonten lepat kulo nyuwun ngapura. Jual ketupat di pasar Blora Jika ada kesalahan saya minta maaf 3. Sarinten batur kula Cekap semanten atur kula Sarinten teman saya Cukup sekian sambutan saya Pantun pembuka pidato 1. Pergi ke pasar membeli beras, Sampai ke rumah menanak nasi, Salam pembuka tak terbalas, Kuulangi sekali lagi. Assalamualaikum Wr. Wb. 2. Jalan-jalan ke Taman Mini, Pulangnya membeli Soto, Saya berada di mimbar ini, Untuk membawakan sebuah pidato. 3. Anak gembala menggiring sapi, Sapi lelah mukanya pucat, Pada kesempatan berbahagia ini, Izinkan saya memberi amanat. 4. Burung indah burung merpati, Terbang melayang tidaklah tinggi, Senang rasanya hati ini, Bisa berdiri lagi di mimbar ini. Demikianlah pantun penutup pidato yang dapat Sedulur jadikan referensi. Perlu Sedulur perhatikan, bahwa tidak pidato dapat ditutup dengan pantun. Sedulur harus menyesuaikan jenis acara dan juga tema pidato ya! Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? Aplikasi Super solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat Aplikasi Super. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah.
PantunBahasa Jawa Penutup Pidato. Nov 05, 2020. Contoh Soal Dan Materi Pelajaran 3 12 Pantun ini judulnya nggak lucu, tapi malah bikin ketawa geli 39 KARAKTERISTIK PANTUN ACEH Mohd. Harun PBSI FKIP dan MPBSI PPs Universitas Syiah Kuala Email:
Pada kesempatan kali ini admin akan membahas tentang contoh pantun penutup yang lengkap dari erbagai tema seperti di acara formal, sekolah, atau yang lucu dan pantun penutup pidato lainnya yang bisa anda sesuaikan dengan kebutuhan Contoh Penutup pidato – sebagaian besar orang banyak yang menyangka Pidato kadang-kadang bisa berkesan bisa juga membosankan atau tidak menarik. Padahal pidato itu selalu ada disetiap acara penting misalnya di acara tertentu, di sekolah, hingga pidato kegiatan rutin mingguan seperti Muhadaroh, Kultum Jumat Pagi dan sebagainya, dia akan membawakan sebuah tema tertentu, Nah supaya pidato kita memberikan kesan ada baiknya diselipkan dengan pantun. Berikut ini berbgai macam pantun penutup pidato yang bisa anda sesuaikan dengan keadaan tertentu Pantun Penutup Pidato SingkatPantun Penutup Pidato Bahasa JawaPantun Penutup PidatoPantun penutup pidato lucu2. Pantun Penutup Ceramah3. Pantun Penutup Presentasi4. Pantun Penutup Dakwah5. Pantun Penutup Pidato SekolahPantun Penutup Pidato dengan Salam7. Pantun Penutup Pidato Tentang Sabar Sebelum memakai pantun penutup ini, ada baiknya didahului dengan kalimat seperti ini “Banyak orang bilang, bahwa dalam menyampaikan sesuatu itu jangan bertele-tele Lebih baik to the point. Makin singkat, padat dan cepat, makin baik Makanya ada peribahasa berbunyi begini Ada Ikan sepat Ada ikan betik Pidato makin cepat Pidato makin baik Pergi berlayar menggunakan kapal Tak lupa singgah ke kota Banyuwangi Kami ucapkan selamat tinggal Terima kasih sudah hadir di sini Malam Jum’at naik kuda Naik kuda keliling kota Terima kasih hadirin semua Sudah berkenan mendengar saya Ibu siap memasak nasi Padi tumbuh di tengah sawah Kami tutup pidato ini Kami ucapkan terima kasih Bangun pagi untuk olahraga Berolahraga pagi dengan ceria Salam pamit dari saya Untuk hadirin semuanya Pantun Penutup Pidato Bahasa Jawa Pantun penutup bahasa jawa ini sangat cocok bagi anda yang berasal dari pulau jawa berikut in yuk kita simak urainnya dibawah ini Mangan kupat nang pinggir segoro Yen kulo ono lepat, kulo nyuwun ngapuro Artinya Makan kupat di pinggir Pantai Jika saya ada salah, mohon untuk dimaafkan Pantun Penutup Pidato Menutup pidato dengan pantun akan membuat pendengar terkesan, Apalagi di zaman yang sekarang ini sangat cocok jika penutup pidatonya dengan pantun. Maka berikut ini beberapa contoh saja untuk Anda jiak ingin menutup pidato dengan pantun Padi habis tinggal jerami, Bakar dulu hingga bersih. Rupanya pidatoku sampai di sini, Cukup sekian terimakasih. Kalau ladang banyak hama, Tak perlu petani untuk berpindah. Hati masih ingin bersama, Tapi waktu habislah sudah. Pak tani pergi ke sawah Pulang-pulang membawa sayuran Jika perkataan saya banyak yang salah Mohon kiranya untuk dimaafkan Jika ada sumur di ladang Bolehlah kita menumpang mandi Jika ada umur yang panjang Bolehlah kita berjumpa kembali Menanam jagung di pinggir kampung Jangan lupa tanam juga serai Hari ini kita berjuang Hari esok kita santai Burung dara, burung cenderawasih, asal burung dari Papua. Cukup sekian terimakasih, Moga bermanfaat untuk semua. Jalan-jalan ke kota Mekah, Ingin sembahyang berlama-lama. Semoga pidato ini membawa berkah, Membawa rahmat untuk bersama. Kalau ada sumur di ladang, Boleh saya menumpang mandi. Kalau ada umur yang panjang, Boleh dong saya pidato lagi. Bunga mekar di perbukitan, Sawah luas di pedesaan. Terimakasih untuk perhatian, Mohon maaf untuk kesalahan. Dari Irian banyak cenderawasih, Roti mengembang diberi ragi. Cukup sekian terimakasih, Moga esok berjumpa lagi. Tidur nyenyak di atas ranjang, Air mengalir di kolam ikan. Pidato saya memang panjang, Walau panjang tapi menyenangkan. Hari panas ditengah sawah, Hutan rimba tempat si rusa. Maafkan kalau ada salah, Namanya juga manusia. Ramai sungguh di hari raya, Sungguh segar air kelapa. Salam undur dari saya, Kapan-kapan moga berjumpa. Hujan jatuh dari langit Air menetes diatas batu Kesabaran memang sulit Harus belajar sepanjang waktu Lebah madu yang sangat manis Madunya jernih dan tidak keruh Bersabarlah tanpa habis Hidupnya tenang, jiwanya teduh Ikan gabus suka berenang Dari sungai ke danau tepian Orang yang sabar selalu tenang Hidupnya mudah penuh kebahagiaan Berlayar di atas kapal Jangan lupa mampir ke kota Jambi Kami mengucapkan selamat tinggal Terima kasih sudah mampir ke sini Mengendarai kuda bersama keluarganya Naik kuda melintasi kota Terima kasih banyak untuk semuanya Sudah mau mendengar saya Saya suka memasak nasi Sambil makan di tengah sawah Kami menutup acara ini Dan mengucapkan terima kasih Ayam berkokok di pagi hari Mari kita bangun bersama sama Kami menutup acara ini Terima kasih untuk semua Ke rumah paman naik diatas kapal Naik becak ke kota Magelang Kami mengucapkan selamat tinggal Bagi tamu undangan yang telah datang Liburan sekolah ke Magetan Jangan lupa balik ke kampung Kami melihat saudara dan teman Semoga anda selalu beruntung Tidur nyenyak di atas kerenjang Saya bangun di pagi hari lagi Jika ada umur yang panjang Mari kita bertemu lagi Ada pria dan wanita Ada yang indah di sana Cukup pidato saya Terima kasih atas perhatiannya Pergi ke pasar untuk menmui Bu Winarsih Jangan lupa mampir ke toko tani Saya ucapkan terima kasih Saya tak sabar untuk menghadiri acara ini Makan siang di meja Jangan lupa pakai tangan kanan Kepada para hadirin semuanya Matur nuwun saya ucapkan Burung Irian Burung cenderawasih. Cukup sekian Saya sampaikan terimakasih. Kayu papan diatasnya batu Diatasnya ada bunga setanggi. Kapan kapan lainwaktu Mari kita sambung lagi. Ada Pisau dan arit Alat untuk memotong duri. saya Mohon pamit, dan juga undur diri. Pantun penutup pidato lucu Untuk bagian Pantun Penutup Pidato yang Lucu ini, saya tidak sarankan ya, karena kesannya agak nyeleneh, apalagi jika pidato berlangsung dalam acara formal dan dihadiri banyak tamu-tamu terhormat, karena bisa-bisa bukan malah mengundang gelak-tawa, tapi cemoohan. Oke langsung saja simak di bawah ini Pendidikan karakter penting sekali, Harus diajarkan setiap hari, Entah nanti tidak bersua lagi, Jangan malu untuk berselfi. Bertengkar tak ada guna, Menang jadi abu kalah jadi arang, Jangan malu untuk bertanya, Saya tidak memakan orang. Putih-putih bunga melati, Harum mewangi di pagi hari, Pidato saya cukup disini, Jika rindu harap hubungi. Mandi lumpur rambut berdaki, Setalah kering berwarna putih, Jangan pandang menatap sekali, Saya sudah punya kekasih. Bawa pinangan ke penghulu, Hadiahkan dia sebungkus roti, Maaf jika aku malu-malu, Di depan ada pujaan hati. Di China ada pendeta, Berpidato tak henti cakap, Semua sibuk entah mengapa, Sehingga salam penutup tak terjawab. Bertamasya ke penangkaran, Melihat tiga anak buaya, Jika ada yang ingin ditanyakan, Silakan, sebelum saya lupa materinya. Jalan-jalan ke Taman Mini, Singgah sebentar membeli kuaci, Pidato saya sampai disini, Lain waktu kita sambung lagi. Sungguh enak sayur buncis, Dipulam bulat si buah pete, Kututup pidato waktu sudah habis, Bapak Kepala sudah mengode. Jari telunjuk untuk menunjuk, Cincin kawin di jari manis, Kulihat teman-teman sudah ngantuk, Tenang saja, pidatonya sudah habis. Ke pulau seberang membawa barang, Subuh hari berangkat berlayar, Kalo pidatoku kurang panjang, Silakan undang lagi, tapi bayar. Burung elang si burung buas, Jinak-jinak burung merpati Kalau kawan-kawan belum puas, Besok bisa kita ulang lagi. Tahanlah pondok dengan kayu, Untuk tempat makan berdua, Jangan pada bubar dahulu, Mari kita berdo’a bersama. Sungguh enak ikan tuna, Oleskan cabe menjadi pedas, Cukup sekian dari saya, Karna materinya sudah kandas. pantun penutup pidato yang lucu pantun penutup pidato bahasa inggris pantun penutup pidato islami pantun penutup pidato perpisahan 2. Pantun Penutup Ceramah Ceramah merupakan jenis pidato yang biasanya digunakan untuk tema keagamaan. Saat ini banyak sekali para ustadz yang menyelingi ceramahnya dengan pantun. Tentu saja banyak sekali pantun agama yang sangat cocok untuk pidato keagamaan. Kadang lucu, kadang penuh nasehat. Berikut ini beberapa contoh pantun untuk penutup ceramah. Untuk apa jadi bujang, Hidup sepi sendiri saja. Ingin hati ceramah panjang, Apa daya masih ada acara. Mekah sudah, Madinah sudah, Pulang ke kampung urusin Ladang. Ceramah sudah makan sudah, Perut kenyang pikiran lapang. Sudah tua sakit punggung, Tetangga mati ikut melayat. Bukan maksud untuk menyinggung, Saya ceramah sampaikan ayat. Anak lulus sudah ujian, Tinggal tunggu siapa meminang. Kalau sudah dengar pengajian, Hati adem pikiran tenang. Pempek campur cuka, Makan rujak banyak pepaya. Kalau bapak ibu suka, Boleh lah undang saya. Mangga harum namanya kueni, Sayang sedang sakit gigi. Ceramah saya sampai di sini, Besok yuk ngaji lagi. Kalau sudah punya gergaji, Potong kayu jangan dibelah. Kalau bapak rajin ngaji, Rajin juga sholat berjamaah. Itu lihat bapak hansip, Sumringah saat dipuji. Menuntut ilmu itu wajib, Jangan malas pergi mengaji. Jika hari sedang hujan, Sungai kecil selalu bersihkan. Jika ingin selamat badan, Perintah Allah yuk laksanakan. Sungguh pahit rasa jamunya, Sudah minum kita makan. Kalau sudah tahu ilmunya, Mari sama-sama kita amalkan. 3. Pantun Penutup Presentasi JIka anda Ingin presentasi Anda memukau dan berkesan, Salah satu caranya dengan membukanya dengan pantun dan menutupnya juga dengan pantun Kami buatkan beberapa pantun untuk penutup presentasi. Ada ikan ada mangga, Sudah dimasak langsung makan. Cukup sekian dari saya, Kalau bertanya, silakan. Lebah datang suka menyengat, Badan letih sampai berkeringat. Jangan bubar jangan minggat, Mungkin Anda ada yang minat. Jangan terlalu kejar dunia, Hidup ini bersantai saja. Jika ada yang mau bertanya, Saya persilakan sekarang saja. Angin berhembus berkelana, Hujan indah rintik-rintiknya. Tidak ada yang sempurna, Mohon saran dan kritiknya. Pak Mamat punya burung Kenari, Burung dijemur hingga siang, Pembicaraan berakhir sampai disini, Salah dan janggal mohon maafkan. Bayi merangkak di atas tanah, Merangkak hingga ke belakang rumah, Semoga pidato ini jadi berkah, Untuk lentera di alam barzah. Karena godaan si tampan rupa, Maka terayu putri mahkota, Mohon maaf atas segala kata, Yang mungkin mengusik lautan jiwa. Sapi disembelih berlumur darah, Potong dagingnya di hari Qurban, Mohon maaf segala salah, Juga khilaf mohon dimaafkan. Jalan-jalan ke Palangkaraya, Beli rambutan serta semangka, Jangan malu untuk bertanya, Sebelum kita menutup acara. Pisau menggores menjadi luka, Rasanya sakit amatlah pedih, Cukup sekian dari saya, Saya haturkan terima kasih. Ambillah papan bawalah paku, Paku di pukul dengan tembaga, Maafkan salah kata-kataku, Namanya juga manusia biasa. Pergi memancing ikan nila, Nila dipancing di hari senja, Salam undur diri dari saya, Untuk teman-teman semuanya. Penjahit benang di dalam peti, Ibu Tuti menjahit kebaya, Saya pamit untuk undur diri, Terima kasih atas perhatiannya. Kemumu di dalam semak, Lari terbang mendengar babat, Terima kasih telah menyimak, Semoga bisa memberi manfaat. Pergi ke pasar menjual rambutan, Pasar dibuka pagi senin, Sampai jumpa teman-teman, Semoga bertemu di kesempatan lain. Kalau ada sumur di ladang, Bolehlah menumpang mandi, Kalau ada umur yang panjang, Semoga bisa berjumpa lagi. Tanam bunga tanam kubis, Tanam juga tanaman lada. Bukan karena materi habis, Tapi waktu sudah tak ada. Batu pecah dibenturkan, Rusak bunga di tengah taman. Terimakasih kami haturkan, Untuk semua teman-teman. Bunga melati di pekarangan, Tumbuh cepat segera besar. Saya masih banyak kekurangan, Maklum masih tahap belajar. Kalau ada sumur di ladang, Airnya segar untuk mandi. Kalau ada umur yang panjang, Boleh saya presentasi lagi. Indah bunga di tengah taman, Duduk santai makan ketan. Sampai jumpa teman-teman, Sampai jumpa di lain kesempatan. Badan gemuk banyak lemak, Kalau lebaran buat ketupat. Terimakasih sudah menyimak, Moga presentasi bawa manfaat. 4. Pantun Penutup Dakwah Berikutnya adalah pantun sebagai penutup dakwah. Pantun ini tentunya kombinasi dari pantun lucu dan pantun nasehat tentang kesehatan. Ini dia bait-bait pantunnya. Irian cenderawasih, Anak monyet sakit gigi. Cukup sekian terimakasih, Jangan lupa undang saya lagi. Kalau sudah minum jamu, Akan sehat seluruh badan. Kalau sudah banyak ilmu, Jangan lupa diamalkan. Anak ayam di pinggir kali, Mencari makan pagi-pagi. Sekarang yang ngaji banyak sekali, semoga sholat subuh tak telat lagi. Kalau ingin pergi ke Turki, Harus banyak nabung duit. Kalau ingin banyak rezeki, Banyak sedekah jangan pelit. Kelopak bunga amat bersih, Bunga merambat sangat tinggi. Ibu Bapak terimakasih, Assalamu alaikum saya pergi. Sungguh gagah raja Malaya, Dari Malaka ke neger Campa. Sampai di sini ceramah saya, Wassalamu alaikum sampai jumpa. Kalau ada sumur di ladang, Boleh kita menumpang mandi. Kalau ceramah saya kurang panjang, Boleh Anda mengundang lagi. Duduk santai di waktu petang, Taman indah airnya memancar. Kepada hadirin yang datang, moga rezekinya makin lancar. Bukan lebah bukan sigung, Mungkin kancil bukan lutung. Jangan marah jangan tersinggung, Ini ceramah bukan manggung. Ambil pisau buka ketupat, Sayur lodeh boleh campurkan. Kalau ada ilmu di dapat, Mohon untuk diamalkan. 5. Pantun Penutup Pidato Sekolah Salah satu pengalaman berharga di sekolah ialah pidato. Baik pidato di depan kelas, maupun di lapangan untuk acara-acara tertentu. Baik pidato oleh guru maupun siswa. Sebagai bumbu dalam pidato, Anda bisa membuat pantun pembuka pidato maupun pantun [31] Kalau ada sumur di ladang, Boleh kita menumpang mandi. Kalau Anda ingin pulang, Pidato saya sebentar lagi. [32] Berakit-rakit ke hulu, Berenang-renang ke tepian. Anak-anak jangan bubar dulu, Sudah ini kita kebersihan. [33] Untuk apa membuat tato, Dosa besar bisa terkutuk. Kalau saya sedang pidato, Tolong jangan suka mengantuk. [34] Petik mangga dapat lima, Cuci dulu supaya bersih. Pidato saya tidak lama, Cukup sekian terimakasih. [35] Sungguh indah pulau Jawa, Singapura kotanya rapih. Moga manfaat untuk semua, Saya undur terimakasih. Pantun Penutup Pidato dengan Salam Tebal bulunya si beruang kutup, Cairan es ia jadikan minum, Sebelum acara kita tutup, Kuucapkan Wassalamu’alaikum baca salam Ternak-ternak si ikan teri, Teri diternak dalam kolam, Karena telah sampai di penghujung materi, Kuakhiri dengan salam baca salam Mahal harganya si batu bacan, Bacan dibeli dari Pesisir Selatan, Salam penutup aku ucapkan, Semoga semua dalam Lindungan-Nya baca salam Gudang penyimpan si benih padi, Padi dibawa ke tengah sawah, Semoga kita bertemu lagi, Salam penutup jadi pemisah baca salam Motor matic tak pakai rantai, Panaskan mesin di pagi hari, Berpisah bukannya bercerai, Semoga salam mempertemukan lagi baca salam Berbaris shalat namanya syaf, Magrib tiba matahari terbenam, Bila ada salah kuharapkan maaf, Akhir kata kuucapkan salam baca salam Subuh hari mencari nafkah, Pergi ke pasar dengan becak, Yang bertemu pasti berpisah, Salam terakhir hanya penjarak baca salam Publik figur mainkan adegan, Untuk membuat film baru, Sebelum semua kita usaikan, Jawablah salam terakhirku baca salam Kota Makkah di negeri Arab, Tempat orang naik haji, Salam pertama tak terjawab, Semoga tidak kuulangi lagi baca salam Hari minggu cuci sepatu, Sepatu dijemur di pagi hari, Sampai jumpa di lain waktu, Salam pembuka mempertemukan lagi baca salam penutup Panjang ekor ikan pari, Ikan menyelam ke balik batu. Mohon pamit undur diri, Was salamu alaikum wr wb. Ikan emas dalam kolam, Perahu besar hendak berlabuh. Penutup pidato dengan salam, Asslmu alaikum warohmatullah. Awas pisau membuat luka, Kalau luka susah obatnya. Assalamu alaikum pidato dibuka, Mohon jawab dengan sempurna. Laut luas amat dalam, Ikan paus pandai menyelam. Dari lubuk hati yang paling dalam, Kan kubuka pidato dengan salam. 7. Pantun Penutup Pidato Tentang Sabar Sekarang mari kita lihat lagi pantun penutup pidato yang diiringi dengan kesabaran. Hujan turun kebun basah, Sangat indah tanduk rusa. Sabar itu memang susah, Belajarnya sepanjang masa. Ular panjang pandai berkelit, Meliuk-liuk seperti keris. Bersabar memang terasa pahit, Tapi buahnya sangat manis. Dari sawah membawa gabah, Pakai baju motifnya batik. Sabarkan hati menghadapi musibah, Kan diganti dengan yang lebih baik. Sangat manis madu lebah, Madunya bening tidak keruh. Orang sabar berhati tabah, Hidupnya tenang, jiwanya teduh. Lada pedas tambah ketumbar, Dipetik oleh anak kembar. Marilah berlatih untuk sabar, Agar jiwa terasa lebar. Sudah tua gampang pikun, Daun bidara tujuh lembar. Kunci sukses itu tekun, Kunci kuat itu sabar. Besok ramai sunatan masal, Juragan ikan hendak berlayar. Jangan marah jangan menyesal, Jadilah hamba yang penyabar. Ikan emas suka berenang, Dari sungai hingga telaga. Orang sabar selalu tenang Hidupnya mudah penuh bahagia. Duduk manis di atas tikar, Naik ke atas pakai tangga. Sabar sabar selalu sabar, Itulah jalan menuju surga. Bunga mawar bunga selasih, Air manis sekarang hambar. Cukup sekian terimakasih, Jangan lupa selalu bersabar. sekian beberapa contoh dari pantun pidato penutup dari berbagai tema yang menarik dan terlengkap, sehingga bisa disesuaikan dengan pidato yang sudah dibawakan. berikut juga jika membutuhkan beberapa refeerensi tentang macam-macam materi pidato Contoh Pembukaan Pidato Teks Pidato Amanat Pembina Upacara Contoh Pidato dengan Bahasa Inggris
1 koleksi pantun pembuka acara / majlis. Pantun kata sambutan & penutup sambutan sekapur sirih (pemandu acara) assalamualaikum wr.wb. Pantun adalah puisi lama melayu (indonesia) yang memiliki empat baris, terdiri dari 2 bait sampiran dan 2 bait bagian isi. Source: detiks.github.io. Lebih dan kurang harap dimaklumi.
Pat ranub nyang hana mirah Pat peuneurah nyang hana bajoe Pat tutô nyang hana salah Hana bak awai na bak dudoe Sirih mana yang tidak merah Peuneurah mana yang tak berpasak Tuturan mana yang tidak ada salah Tidak pada awal ada pada akhir Sebagai contoh bahwa orang Aceh sangat menggemari pantun tampak dalam berbagai acara formal atau upacara adat. Kebanyakan pembicara mengucapkan Panton / Pantun yang diatas pada saat menutup pembicaraan. Orang Aceh dikenal sebagai salah satu etnis yang sangat menggemari bahasa bersajak atau berirama, yang salah satu jenisnya adalah pantun. Pantun pantôn merupakan puisi yangpaling kaya dan paling sering digunakan dalam berbagai sisi kehidupan mereka. Karena itu pantun menjadi hiasan dalam berbagai komunikasi, baik komunikasi formal maupunkomunikasi nonformal. Ilmuwan Belanda yang melakukan penelitian di Aceh pada tahun1890-an, Hurgronje 198581 menyatakan bahwa “pantun digunakan dalam berkasih-kasihan, dalam dialog tradisional pada upacara-upacara suci, dalam permainan seudati, danlagu ninabobo. Pantun juga dimanfaatkan pada acara-acara tari seperti yang diselenggarakandi Pidie oleh para wanita dan anak-anak untuk mengiringi musik.” Pantun Aceh Pada Saat Menutup Pembicaraan Menurut Fang 1993195, pantun pada mulanya adalah senandung atau puisi rakyat yang dinyanyikan. Sampai sekarang pun, katanya, pantun masih dinyanyikan. Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi dalam Pelayaran ke Kelantan mencatat cara-cara pantun dinyanyikan, misalnya lagu dua,lagu ketara,ketapang, atau dendang sayang. Kata pantun berasal dari akar kata tun,yang terdapat dalam berbagai bahasa Nusantara, misalnya dalam bahasa Pampanga, tuntunyang berarti teratur; dalam bahasa Tagalog Filipina ada kata tonton yang berarti bercakapmenurut aturan tertentu; dalam bahasa Jawa Kuno dikenal kata tuntun yang berarti benangatau atuntun yang berarti teratur dan matuntun yang berarti memimpin; dalam bahasa BatakToba ditemukan juga kata pantun yang berarti kesopanan, kehormatan. Panton Bahasa Daerah Aceh, Kalau Bahasa Indonesianya Adalah Pantun, Beda Tipis!

27 Kalimat penutup pidato yang benara adalah ? a. Cukup sekian dari saya. Saya ucapkan terimakasih atas waktu dan perhatiannya! b. Saya kira cukup sampai di sini. Saya sampaikan ribuan terimakasih atas perhatiannya! c. Saya Akhiri pidato saya kali ini. Saya sangat berterimakasih atas waktunya! d. Demikianlah pidato yang dapat saya sampaikan

- Kumpulan pantun melayu berikut ini cocok sebagai pantun penutup pidato. Pantun melayu itu berkembang dari mulut ke mulut dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Kini pantun melayu banyak juga digunakan sebagai pantun nasehat dan dipakai untuk kegiatan sebagai pantun penutup pidato dan pantun pembuka pidato. Pantun Melayu adalah salah satu bentuk dari kesusatraan lisan masyarakat Melayu. Hingga saat ini, pantun melayu masih terus bertahan di tengah pesatnya perkembangan zaman. Bahkan, di Riau, pantun melayu kerap digunakan sebagai materi sambutan, pidato atau pun ceramah. Biasanya, pemakaian pantun digunakan di pembuka kata atau pun di penutup. Namun tak jarang juga, pantun melayu dipakai di isi pidato, sambutan atau ceramah itu sendiri. Manfaat dari Pantun Melayu ini sangat banyak. Selain, sebagai bagian dari estetika dalam berkomunikasi pantun melayu juga berguna sebagai alat pemelihara bahasa, dan penjaga fungsi kata. Selain itu, Pantun Melayu juga berguna untuk melatih seseorang berpikir tentang makna kata sebelum berujar. Pantun juga melatih orang berpikir asosiatif, bahwa suatu kata bisa memiliki kaitan dengan kata yang lain. Berikut di antara pantun melayu sebagai penutup pidato Jari telunjuk untuk menunjuk,Cincin kawin di jari manis,Kulihat teman-teman sudah ngantuk,Tenang saja, pidatonya sudah habis. Ke pulau seberang membawa barang,Subuh hari berangkat berlayar,Kalo pidatoku kurang panjang,Silakan undang lagi, tapi bayar. Burung elang si burung buas,Jinak-jinak burung merpatiKalau kawan-kawan belum puas,Besok bisa kita ulang lagi. Tahanlah pondok dengan kayu,Untuk tempat makan berdua,Jangan pada bubar dahulu,Mari kita berdo’a bersama. *
PantunLucu Penutup Presentasi 15 Images Contoh Pantun Penutup Pidato Lucu 45 Pantun Lucu Banget Buat Teman Biar Bikin Ketawa Klak Klik Bermutu Contoh Pantun Penutup Pidato Lucu Bahasa Sunda Contoh from kuntum tumbuh melata, sayang merbah di pohon cemara; Pantun pembuka bicara dan penutup majlis. Salam sembah pembuka bicara
Meski terkesan remeh, menutup pidato dengan pantun akan menghadirkan kesan tersendiri di hadapan audience. Yuk, simak berbagai contoh pantun penutup pidato dalam artikel ini. Pantun adalah produk sastra yang kerap digunakan untuk mencairkan suasana dalam sebuah acara. Kini penggunaan pantun tidah hanya sekedar digunakan pada acara adat khusus saja. Namun, bisa pula dipakai untuk menutup pidato dalam sebuah acara. Ada beragam contoh pantun penutup pidato lucu yang bisa menjadi pelengkap untuk isi pidato kamu. Penasaran? Langsung aja kita baca bersama-sama di bawah ini. 1. Siang hari makan kuaci Makan bareng sama ibu Asih Cukup sekian acara hari ini Saya ucapkan banyak terima kasih. 2. Ibu Hajah pergi mengaji Pulang-pulang bawa bingkisan Saya akhiri acara hari ini Terima kasih semoga acaranya berkesan. 3. Buah nanas buah ceri Dicampur gula enak sekali Cukup sekian pertemuan kali ini Semoga bisa bertemu lagi kemudian hari. 4. Burung dara burung cenderawasih Cari dulu di Papua Cukup sekian terima kasih Semoga bermanfaat untuk semua. 5. Jalan-jalan ke kota Mekah Ingin sembahyang berlama-lama Semoga pidato ini membawa berkah Membawa rahmat untuk bersama. 6. Kalau ada sumur di ladang Boleh saya menumpang mandi Kalau ada umur yang panjang Boleh dong saya pidato lagi 7. Bunga mekar di perbukitan Sawah luas di pedesaan Terima kasih untuk perhatian Mohon maaf untuk kesalahan. 8. Dari Irian banyak cenderawasih Roti mengembang diberi ragi Cukup sekian terima kasih Semoga esok berjumpa lagi. 9. Tidur nyenyak di atas ranjang Air mengalir di kolam ikan Pidato saya memang panjang Walau panjang tapi menyenangkan. 10. Hari panas sawah membelah Hutan rimba tempat si rusa Maafkan kalau ada salah Namanya juga manusia. Pantun Penutup Pidato Islami 1. Ada itik bermain di kali Ikan terusik pergilah sudah Akhirnya selesai ceramah kali ini Insya Allah membawa berkah 2. Mangga harum namanya kueni, Sayang sedang sakit gigi. Materi ceramah saya sampai di sini, Besok yuk ngaji lagi. 3. Orang tua harus dihormati, Jangan sesekali menjadi anak durhaka. Mohon maaf ceramah ini harus diakhiri, Mari angkat tangan berdoa bersama. 4. Kalau ada sumur di ladang, Bolehlah menumpang mandi. Kalau ada umur panjang, Semoga bisa berjumpa lagi. 5. Jika ada mata air di ladang, Segarkan diri ayo mandi. Jika Tuhan memberkahi umur panjang, Izinkan diri berceramah lagi. Contoh Pantun Penutup Acara 1. Untuk apa jadi bujang Hidup sepi sendiri saja Ingin hati ceramah panjang Apa daya masih ada acara. 2. Angin berembus berkelana Hujan indah rintik-rintiknya Tidak ada yang sempurna Mohon saran dan kritiknya. 3. Batu pecah dibenturkan Rusak bunga di tengah taman Terima kasih kami haturkan Untuk semua teman-teman. 4. Bunga melati di pekarangan Tumbuh cepat segera besar Saya masih banyak kekurangan Maklum masih tahap belajar 5. Kalau ada sumur di ladang Airnya segar untuk mandi Kalau ada umur yang panjang Boleh saya presentasi lagi. 6. Indah bunga di tengah tama Duduk santai makan ketan Sampai jumpa teman-teman Sampai jumpa di lain kesempatan. 7. Badan gemuk banyak lemak Kalau lebaran buat ketupat Terima kasih sudah menyimak Semoga presentasi kali ini bawa manfaat 8. Duduk santai di waktu petang Taman indah airnya memancar Kepada hadirin yang datang Semoga rezekinya makin lancar. 9. Petik mangga dapat lima Cuci dulu supaya bersih Pidato saya tidak lama Cukup sekian terima kasih. 10. Sungguh indah pulau Jawa Singapura kotanya rapih Semoga manfaat untuk semua Saya undur terima kasih. *** Nah, itulah arti mimpi ayam masuk rumah yang perlu kamu ketahui. Semoga artikel ini dapat menambah informasi dan berguna untuk kamu, ya! Baca juga ulasan artikel gaya hidup, kabar properti hingga inspirasi desain, hanya di Jangan lupa, untuk membaca berbagai contoh pidato lainnya di Google News Bila kamu ingin cari rumah impian, yuk temukan beragam rekomendasi terbaiknya di karena kami AdaBuatKamu. Rekomendasi terbaik untuk memiliki apartemen berlokasi strategis di kawasan Jakarta Timur, pastinya Urban Signature.
Lokusi kategori, dan makna niatan mengimplikasikan bahwa bahasa di tangan pencipta pantun dapat bersifat amat lentur, terutama jika dikaitkan dengan kepentingan segmentasi atau masyarakat pembacanya. Penutup. Ditinjau dari sudut lokusinya, pantun-Melayu, baik pantun Malaysia maupun pantun Indonesia, mencerminkan pengkategorian dan
Menutup acara resmi menggunakan pantun memiliki makna tersendiri. Bahkan di masyarakat kita tidak asing dengan pantun penutup. Pantun penutup acara bisa menjadi pilihan menarik yang dapat digunakan dalam penutup sebuah acara resmi maupun non- bisa dipungkiri, hingga saat ini budaya Melayu sudah mengakar di Nusantara. Berpantun masih memiliki kharisma sebagai pesan syair penuh makna tersirat yang diungkapkan oleh seseorang untuk khalayak umum. Banyak orang yang memakai pantun untuk menutup sebuah acara dalam mengakhiri pidato, MC atau mengakhiri kata sambutan pada sebuah acara. Nah berikut Contoh pantun Melayu penutup acara resmi. PANTUN PENUTUP ACARA Jalan jalan ke Sungai MusiMakan pempek ikan TenggiriCukup sekian dari KamiLebih dan Kurang harap DimaklumiPergi ke danau memancing ikan Perginya bersama kawan Cukup disini saya sambutan Terima kasih telah memperhatikanMenanam padi selalu di sawah Meski ada banyak hamanya Andai ada tutur kata yang salah Mohon maaf yang sebesar-besarnyaMakan sore dengan ketan Sambil duduk dibawah pohon jati Kalau ada kesalahan dalam ucapan Mohon tidak dimasukkan hatiMenanam jagung berbuah DurianTiap hari selalu disiram Karena telah selesai sambutanSaya akhiri dengan salamPindang Kakap Gurame bakarDimakan petang Bersama Akum Terima kasih sudi mendengar Akhir kata WassalamualaikumPANTUN PENUTUP PIDATOJalan-jalan ke Sungai MusiJangan Lupa beli Ikan Tenggiri Saya akhiri pidato ini Lain kali kita sambung lagiBurung cantik burung Cendrawasih Tertangkap mata ada di dahan Cukup sekian terima kasih Mohon maaf atas kesalahanJalan-jalan ke Muara DuaMampir sejenak di Baturaja Jika ada salah ungkapan kata Mohon maaf sebesar-besar nyaPergi ke Baturaja naik Bis Perginya seorang diri Karena sambutan sudah habis Saya pamit undur diriDanau Toba Sumatra UtaraHulu nya di Sungai Musi Apabila ada salah tutur bicara Mohon maaf seikhlas hatiHari ini memotong kuku Tak sengaja tergores luka Maafkan kesalahan tutur kataku Karena aku hanya manusia biasaBan pecah tertusuk paku Tepat di depan rumah bu Ningsih Sampai disini pidato ku Cukup sekian dan terima kasihAnak Gembala pandai bersulap,Sulap dimainkan di tengah hari,Salam penutup tak terjawab,Kuulangi sekali lagi,Wassalamualaikum diasah pagi-pagi,Bawa ke kebun untuk membabat,Berakhir sudah pidatoku ini,Semoga bisa memberi bangkai si Rafflesia Arnoldi,Baunya sungguh busuk sekali,Pidato pendidikan sampai disini,Semoga kelak berjumpa Mamat punya burung Kenari,Burung dijemur hingga siang,Pembicaraan berakhir sampai disini,Salah dan janggal mohon merangkak di atas tanah,Merangkak hingga ke belakang rumah,Semoga pidato ini jadi berkah,Untuk lentera di alam godaan si tampan rupa,Maka terayu putri mahkota,Mohon maaf atas segala kata,Yang mungkin mengusik lautan tak ada guna,Menang jadi abu kalah jadi arang,Jangan malu untuk bertanya,Saya tidak memakan bunga melati,Harum mewangi di pagi hari,Pidato saya cukup disini,Jika rindu harap pinangan ke penghulu,Hadiahkan dia sebungkus roti,Maaf jika aku malu-malu,Di depan ada pujaan China ada pendeta,Berpidato tak henti cakap,Semua sibuk entah mengapa,Sehingga salam penutup tak ke penangkaran,Melihat tiga anak buaya,Jika ada yang ingin ditanyakan,Silakan, sebelum saya lupa ke Taman Mini,Singgah sebentar membeli kuaci,Pidato saya sampai disini,Lain waktu kita sambung enak sayur buncis,Dipulam bulat si buah pete,Kututup pidato waktu sudah habis,Bapak Kepala sudah telunjuk untuk menunjuk,Cincin kawin di jari manis,Kulihat teman-teman sudah ngantuk,Tenang saja, pidatonya sudah pulau seberang membawa barang,Subuh hari berangkat berlayar,Kalo pidatoku kurang panjang,Silakan undang lagi, tapi PENUTUP WEBINAR SEMINARBurung elang si burung buas,Jinak-jinak burung merpatiKalau kawan-kawan belum puas,Besok bisa kita ulang pondok dengan kayu,Untuk tempat makan berdua,Jangan pada bubar dahulu,Mari kita berdo’a bulu si beruang kutup,Cairan es ia jadikan minum,Sebelum acara kita tutup,Kuucapkan Wassalamu’alaikum baca salamTernak-ternak si ikan teri,Teri diternak dalam kolam,Karena telah sampai di penghujung materi,Kuakhiri dengan salam baca salamMahal harganya si batu bacan,Bacan dibeli dari Pesisir Selatan,Salam penutup aku ucapkan,Semoga semua dalam Lindungan-Nya baca salamGudang penyimpan si benih padi,Padi dibawa ke tengah sawah,Semoga kita bertemu lagi,Salam penutup jadi pemisah baca salamMotor matic tak pakai rantai,Panaskan mesin di pagi hari,Berpisah bukannya bercerai,Semoga salam mempertemukan lagi baca salamBerbaris shalat namanya syaf,Magrib tiba matahari terbenam,Bila ada salah kuharapkan maaf,Akhir kata kuucapkan salam baca salamSubuh hari mencari nafkah,Pergi ke pasar dengan becak,Yang bertemu pasti berpisah, Salam terakhir hanya penjarak baca salamPANTUN PENUTUP MC1. Tidur nyenyak di atas ranjangAir mengalir di kolam ikanAcara saya memang panjangWalau panjang tapi menyenangkan2. Hari panas jalan membelahHutan rimba tempat si rusaMaafkan sata kalau ada salahYa, namanya juga manusia3. Untuk apa jadi bujangHidup sepi sendiri sajaIngin hati ceramah panjangApa daya masih ada acara4. Angin berembus berkelanaHujan indah rintik-rintiknyaTidak ada yang sempurnaMohon saran kritiknya5. Bunga mawar di pekaranganTumbuh cepat segera besarSaya masih banyak kekuranganMaklum, masih tahap belajar6. Petik jeruk dapat limaCuci dulu supaya bersihAcara yang dibawakan tidaklah lamaCukup sekian terima kasih7. Sungguh indah pulau JawaSingapura kotanya rapihSemoga manfaat untuk semuasaya undur dan terima kasihBersambung....
Pantunpenutup pidato merupakan kelanjutan pantun salam, berikut ada beberapa pantun yang bisa menyesuaikan keadaan saat berpidato. 1. Pantun Penutup Pidato. Tinggal jerami padi habis Hinga bersih bakar dulu Sampai disini rupanya pidatoku Sekian terima kasih Hama banyak diladang
Dalambahasa Aceh, pantun biasa disebut dengan panton. Di Aceh sendiri pantun atau panton sering disampaikan dengan ucapan lisan pada berbagai pertunjukkan. Namun biasanya di sampaikan pada acara khusus seperti meutaleh panton, yang merupakan suatu pertunjukkan dua arah yang berbalas pantun pernikahan antara kedua pihak.
.
  • zbnb18dber.pages.dev/55
  • zbnb18dber.pages.dev/474
  • zbnb18dber.pages.dev/348
  • zbnb18dber.pages.dev/62
  • zbnb18dber.pages.dev/482
  • zbnb18dber.pages.dev/136
  • zbnb18dber.pages.dev/374
  • zbnb18dber.pages.dev/475
  • pantun penutup pidato bahasa aceh