Pelangganyang mengalami penghentian distribusi air cukup banyak, mulai dari yang berada di Unit Layanan Karang Anyar, Unit Layanan KM4, hingga. Rabu, 20 September 2023; Catat Jadwal Air PDAM Tirta Musi Palembang Mati, Ini Daftar Wilayah Terdampak Adanya Pekerjaan Sedia HT WLN KD 888S di Medan Rp299.000 Sumatera Utara, Medan
detikSumutRabu, 24 Mei 2023 0013 WIB Warga Medan Keluhkan Air PDAM Sering Mati, Terpaksa Cuci Baju Dini Hari Warga di Jalan Tuasan, Medan Tembung mengeluhkan air dari PDAM sering mati. Akibatnya, warga harus rela mencuci pada dini hari. detikSumutSelasa, 02 Mei 2023 2000 WIB Warga Medan Mandi Pakai Air Galon, PDAM Tirtandi Minta Maaf PDAM Tirtanadi minta maaf kepada masyarakat yang mengalami gangguan pelayanan. Hal ini dikarenakan adanya banjir bandang di Sembahe kemarin. detikSumutRabu, 31 Agu 2022 1522 WIB Diprotes Emak-emak gegara Air Mati, PDAM Pipanya Masuk Angin PDAM mengatakan penyebab air mati di wilayah Perumnas Simalingkar karena pipa yang mengalirkan air ke wilayah itu dalam kondisi masuk angin. detikSumutRabu, 31 Agu 2022 1414 WIB Protes ke PDAM karena Air Mati, Emak-Emak di Medan Seret Nama Sambo Emak-emak yang berunjuk rasa di PDAM Tirtanadi membawa-bawa nama Ferdy Sambo. Polisi yang mengamankan aksi demo itu juga diteriaki Sambo oleh mereka. detikSumutRabu, 31 Agu 2022 1211 WIB Potret Aksi Emak-emak Pamer Bra Saat Geruduk Kantor PDAM Tirtanadi Emak-emak geruduk kantor PDAM Tirtanadi di Padang Bulan, Medan. Mereka protes karena air di rumah sudah mati 3 bulan, di sana warga melakukan aksi pamer bra. detikSumutRabu, 31 Agu 2022 1200 WIB Protes Air Mati, Emak-emak Pukul Panci dan Pamer Bra di Kantor PDAM Puluhan ibu-ibu di Deli Serdang memprotes karena air di tempat mereka mati. Mereka berunjuk rasa di kantor PDAM dengan membawa panci dan bra. detikSumutRabu, 15 Jun 2022 1026 WIB Janjikan Korban jadi Pegawai PDAM Tirtanadi, Wanita di Medan Tipu Warga Rp 1 M Seorang perempuan di Medan ditangkap polisi atas kasus penipuan dengan modus menjadikan korban pegawai PDAM Tirtanadi. detikNewsSenin, 22 Mar 2021 1543 WIB Datang ke Ombudsman, Dirut PDAM Tirtanadi Jelaskan soal Lonjakan Tagihan Dirut PDAM Tirtanadi memenuhi panggilan Ombudsman Perwakilan Sumut soal lonjakan tagihan air pelanggan. Dia meminta pelanggan PDAM Tirtanadi tak khawatir. detikNewsRabu, 17 Mar 2021 2207 WIB Ombudsman Sumut Bakal Panggil Dirut PDAM Tirtanadi soal Lonjakan Tagihan Air Ombudsman Sumut bakal memanggil pimpinan PDAM Tirtanadi Sumut untuk dimintai klarifikasinya terkait lonjakan tagihan air warga.
SimakVideo "Jalanan Sekitar Pasar di Medan Diaspal Jelang Kedatangan Jokowi". [Gambas:Video 20detik] (afb/afb) hujan di medan medan sumut bmkg. Kota Medan dalam beberapa hari belakangan ini terus diguyur hujan. BMKG pun menjelaskan terkait hal itu.
Medan - Warga Jalan Sering, Pancing, Kecamatan Medan Tembung mengeluhkan masalah air PDAM yang tak lancar hingga menahun. Bahkan, mereka terpaksa begadang untuk menunggu air PDAM tersebut mengalir dengan waktu singkat."Sudah lama ini, kita dapat air mengalirnya itu hanya dari jam 2 sampai jam 3 dini hari. Jadi warga di Jalan Sering Pancing Komplek Angel Residence itu selalu begadang untuk menunggu air," ungkap Mega, warga Medan Tembung kepada detikSumut, Selasa 23/5/2023.Tak hanya Mega, ia mengungkapkan banyak tetangganya yang sering tidak mendapatkan aliran air hingga seharian. "Banyak tetangga yang bahkan seharian airnya enggak mengalir. Ada yang mesti beli galon sehari Rp 30 ribu, ada juga yang ke rumah saudaranya karena airnya mati," menyebutkan bahwa dirinya sudah berulang kali mengadu ke pihak PDAM namun permasalahan air tersebut masih terus berlangsung."Sudah bolak-balik melapor ke PDAM Tuasan, dibilang sabar. Nah tadi puncaknya, saya lapor ke berwenang dan direspons dan cek airnya. Sekitar jam 11 pagi tadi hidup sebentar, tapi ini udah enggak lagi," kata kesulitan air di lingkungan Mega membuat warga sekitar kewalahan dan mengganggu waktu istirahat, terlebih saat dini hari."Kita aktivitasnya itu di jam-jam dini hari. Di jam 2 pagi itu lah kita mencuci baju, saat orang tidur kita kerja. Tetangga saya sudah berbulan-bulan airnya enggak lancar, untung ada rumah keluarganya," hal ini, Mega berharap agar pihak PDAM dapat segera memulihkan kondisi aliran air di sekitar rumahnya di sekitaran Pancing. Simak Video "Air Mati, Emak-emak di Sumut Geruduk Kantor PDAM Pukul Panci-Pamer Bra" [GambasVideo 20detik] afb/afb
KonsumenPDAM Tirta Asasta Kota Depok diimbau untuk bersiap menghadapi pemberhentian sementara aliran air di sejumlah wilayah. Air PDAM Depok Bakal Mati 8 Jam Senin Depan di Sepuluh Wilayah . Reporter. Ade Ridwan Yandwiputra (kontributor) Editor. Jobpie Sugiharto.
MEDAN - Menanggapi persoalan air di Perumnas Simalingkar Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang, Direktur Utama PDAM Tirtanadi Sumut, Kabir Bedi angkat bicara, Rabu 31/8/2022. Dijelaskan Kabir atas nama PDAM Tirtanadi mengucapkan permintaan maaf atas ketidaknyamanan karena air yang mati selama beberapa hari belakangan. Dijelaskan Direktur Utama PDAM Tirtanadi Sumut bahwa ada tiga sebab air mati di daerah Simalingkar tersebut. Baca juga BEGINI BIADABNYA Anak Buah Bupati Langkat Nonaktif, Siksa Tahanan Sampai Mati Lebam-lebam "Terkait isu kekurangan air di daerah selayang, Johor dan terkhusus Simalingkar bahwa ini sumber airnya berasal dari sibolangit memang pada bulan agustus ini terjadi kemarau panjang di daerah sibolangit sehingga mengakibatkan debit air kita menurun," terangnya. Dikatakan Kabir debit air yang berasal dari Sibolangit mengalami penurunan sebanyak 10 persen "Air kita Dari yg biasanya 580-590 debit saat ini hanya sekitar 540 jadi ada kurang sekitar 10 persen," jelasnya. Adanya penurunan debit tersebut di katakan Kabir membuat suplai air ke masyarakat menjadi terganggu. "Kita berharap curah hujan jadi lebih tinggi sehingga isu ini dapat selesai dengan baik," jelasnya. Baca juga BERITA Populer Hari Ini, Kapolrestabes Medan Bantu Penyandang Disabilitas hingga Kenaikan Harga BBM Selain permasalahan kemarau dan menurunnya debit air, kabir juga menjelaskan ada permasalahan teknis "Kedua, ini ada masalah pecah pipa dua hari lalu nah ini sudah kita perbaiki nah kebocoran ini yang menyebabkan air di pipa kosong dan mengakibatkan angin terperangkap, sehingga air tidak bisa masuk ke pipa itu," katanya. Kendati permasalahan teknis terjadi, Kabir menegaskan bahwa pihaknya sedang melakukan pembuangan angin yang terdapat di pipa tersebut. "Ini sedang kita stel pembuangan angin sehingga dapat mempercepat air dalam pipa," ucapnya. Terakhir juga dikatakan Kabir penyebab matinya air itu dikarenakan adanya pertumbuhan pelanggan. "Pertumbuhan pelanggan terus terjadi sementara debit air masih terbatas tapi kami Kami sedang bekerja keras untuk penandatanganan kontrak pembangunan instalasi air di daerah Johor,"jelasnya. Diharapkan Kabir bahwa pembangunan Debit air ini pada Juni 2023 bisa selesai. "Dengan adanya instalasi air di Johor diharapkan permasalahan kurang air di daerah Selayang Johor dan Simalingkar tuntungan ini bisa terjawab dengan instalasi baru tersebut," katanya. Diakhir wawancara Kabir menyatakan akan memberikan mobil-mobil tangki untuk membantu warga yang kesulitan air. "Sekali lagi atas nama direksi kami memohon maaf, kami akan terus bekerja keras bagaimana memberikan pelayanan dengan baik kepada masyarakat, terimakasih,"tukasnya. cr5/
Sumberair PDAM Tirtanadi dari Wilayah Tapanuli Selatan untuk kebutuhan air minum masyarakat semakin hari kian berkurang. Harga emas Antam hari ini di posisi Rp1,075 juta per gram. Senin, 18 September 2023 9:42 Posyandu Bagi Anak Imigran di Medan. Sabtu, 29 Juli 2023 20:31. Video.
Medan - Seorang warga mengeluh aktivitas selama puasa terganggu karena matinya air PDAM di Jalan Denai, Kota Medan. Air PDAM mati disebabkan rusaknya pipa saluran karena terdampak pengerjaan Tambunan, selaku warga yang merasakan imbas pembangunan tersebut mengatakan, proyek drainase di Jalan Denai sudah dimulai sekitar tiga bulan belakangan. Pengerjaan tersebut sempat terhenti, meskipun sudah dilakukan penggalian."Pembangunan drainase ini sudah dimulai sekitar tiga bulan ini, kemudian beberapa di bulan dua Februari setop, tapi parit sudah digali dibiarkan nggak ada pengerjaan lagi," kata Afni Tambunan kepada detikSumut, Senin 27/3/2023. Setelah sempat terhenti, awal bulan Maret pengerjaan drainase tersebut dilanjutkan kembali. Namun dalam pengerjaannya, ternyata mengenai pipa PDAM hingga dua pekan, air PDAM di rumah Afni tidak mengalir. Ia beserta masyarakat lain juga sudah mendatangi kantor PDAM, namun sampai saat ini belum diperbaiki."Mati air udah 13 hari sampai saat ini belum juga diperbaiki sama pihak PDAM bagian Jalan Denai dan warga sekitar yang terkena dampak air mati sudah melapor ke PDAM tapi ya smpai sekarang masih mati, nhgak cepat geraknya," kemudian mengeluhkan akibat air mati tersebut, ia tidak mengerjakan aktivitas yang berhubungan dengan air, seperti mandi dan lain-lain. Sehingga ia berharap, pengerjaan drainase tersebut segera dituntaskan dan PDAM diperbaiki agar mereka bisa beribadah dengan baik selama bulan Ramadan."Keluhannya dan harapannya segera hidup kembali air karena nggak bisa mandi, nggak bisa ngapa-ngapain lah tanpa air, apalagi ini bulan puasa kan, kita mau mandi, mau salat, mau segala macam lah yang berhubungan dengan air," mengeluhkan air mati, Afni juga mengeluhkan pengerjaan drainase yang tidak rapi, bekas galian dibiarkan begitu saja dan lubang menganga tidak ditutup kembali. Sudah beberapa hari ini para pekerja meninggalkan proyek drainase tersebut."Bekas galian mereka itu mereka tidak menimbun lagi ke pinggiran bekas yang mereka gali, orang proyek nya entah udah kemana, nggak ngerti lah sama proyek-proyek jalanan parit ini," takut membahayakan mereka dan pembeli, Afni pun berinisiatif untuk menimbun bekas galian yang ditinggal begitu saja. Sebab mereka jika menunggu pihak pekerja, Afni merasa terlalu lama, apalagi abu dari material tersebut mengganggu."Perbaiki sendiri kami, nimbun sendiri, nunggu mereka nggak siap-siaplah, abu luar biasa. Udah nimbun pribadi, bukan dari proyeknya, proyek siluman itu," pun berharap agar Pemkot Medan memberikan contoh pengerjaan proyek yang dikerjakan sampai tuntas, bukan malah ditinggal begitu saja. Ia juga meminta agar para kontraktor tersebut langsung menyampaikan ke pihak PDAM jika sudah merusak selang, bukan malah ditinggal begitu saja."Harapan saya dengan pemerintahan kita ini, Indonesia raya tercinta dan merdeka, tolong dong dicontoh seperti negara luar setiap ada perbaikan benar-benar beres, nggak ditinggal-tinggal gitu, untuk orang-orang proyeknya tolong kalian bereskan seperti awal sebelum kalian menggali, rapikan sisa-sisa tanah itu, kalian konfirmasi ke PDAM kalau kalian udah merusak selang PAM selama penggalian," tutupnya. Simak Video "Bobby Datangi Lokasi yang Bikin Kadis Bina Marga Ngamuk Gegara Aspal" [GambasVideo 20detik] dpw/dpw
Jika ada keluhan kualitas air, petugas kami selalu siap on call di nomor 0816550800 dan 081132247380," tandas Djaka beberapa waktu lalu. Selain itu, bila air dari PDAM Kota Malang mati, pelanggan juga bisa mengadu ke media sosial resmi Tugu Tirta. Sekolah Tatap Muka Kota Malang Mulai Bergulir Hari Ini. Pemerintahan 2 tahun yang lalu.
Air Mati di Perumnas Simalingkar Selama Tiga Hari, Ini Penjelasan PDAM Tirtanadi Cabang Padang Bulan MEDAN - Kepala Bagian Hubungan Langganan PDAM Tirtanadi Cabang Padang Bulan, Zaman Karya Mendrofa memberi penjelasan terkait persoalan tak mengalirnya air di Perumnas Simalingkar, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang. Menurut Zaman, sumber air di Perumnas Simalingkar berasal dari aliran Sibolangit, sementara saat ini aliran tersebut mengalami gangguan. "Jadi sebelumnya maaf jika ini kurang mendetail karena ini seharusnya bagian teknis jadi menurut informasi yang saya dengar sumber air yang mengalami gangguan ini sekarang ini berasal dari Sibolangit," jelas Zaman, Rabu 31/8/2022. Diterangkan Zaman, bahwa aliran air Sibolangit tersebut dialirkan ke Kota Medan, sementara ke Simalingkar ini menggunakan sistem gravitasi bukan pompa. "Sehingga sebelum jalur pipa, itu bisa masuk angin, kenapa bisa masuk angin karena kemarin itu ada pula yang peca , karena pecah saat perbaikan tentu kan airnya dimatiin, ketika airnya dimatiinkan pipanya kosong, masuk lah udara," jelasnya. Beberapa hari lalu, kata Zaman, sempat ada perbaikan dan aliran airnya kembali normal. Namun berselang berapa hari ini, lagi-lagi masuk angin kembali. "Orang ibu ini kan sempat datang Minggu lalu, dan jumpa pak Iskandar, kemudian setelah kita perbaiki, kita buang anginnya, kemudian air mengalir ke rumah bapak ibu ini, tetapi karena terjadi lagi kebocoran yang kemarin maka terulang lagi kejadian ini dan ini sedang berlangsung lagi perbaikan," ucapnya. Namun, kata Zaman, sore ini diusahakan permasalahan air sudah selesai semua. "Seperti kemudian selesai perbaikan, airnya dialirkan kembali, tertahan aliran air ini karena ada aliran udara di dalam pipa, jadi itulah yang sedang dikerjakan oleh petugas kita dengan membuang anginnya supaya aliran air itu bisa lancar ke tempat bapak dan ibu ini. Dan diusahakan sore ini sudah selesai," tukasnya. cr5/
Kayaknya air yang mengalir ke rumah pelanggan air banjir dari sungai yang bercampur lumpur. Kami sangat kecewa karena sampai dua hari," ujar Bambang, Selasa (21/6/2022). Baca juga: Harga Daging Sapi Terjangkit PMK di Pamekasan Dijual Rp 40.000 Per Kilogram. Bambang menambahkan, air keruh itu tidak bisa dipakai untuk kebutuhan rumah tangga.
Medan - Warga Kota Medan mengeluh tentang pelayanan PDAM Tirtanadi Sumatera Utara. Pasalnya sejak pagi tadi air tidak sehingga warga terpaksa mandi menggunakan air isi ulang."Dari pagi air mati, udah gila ini PDAM," kata Dini, warga Jalan STM, Kecamatan Medan Johor, Senin 1/5/2023.Dini menceritakan hingga malam ini air PDAM Tirtanadi tidak juga mengalir ke rumahnya. Untuk memenuhi kebutuhan air di rumahnya, Dini terpaksa menggunakan air galon yang seharusnya untuk minum. "Mandi pakai air galon tadi. Kan nggak mungkin seharian tak mandi," air kamar mandi warga yang kosong karena air PDAM Tirtanadi mati. Foto Istimewa Bukan hanya rumahnya, hampir seluruh warga yang tinggal di Jalan STM Atas, Jalan Suka Tangkas Kelurahan Suka Maju, Medan Johor mengalami hal serupa."Hari ini udah enam galon dipakai untuk mandi. Belum lagi untuk masak dan cuci piring," Jalan STM lainnya, Riza menceritakan hal senada. Dia mengeluh air PDAM Tirtanadi yang tidak mengalir sejak pagi tadi."Sudah satu harian mati air. Kami terpaksa ngungsi ke rumah orang tua untuk sekedar mandi," mengatakan air PDAM Tirtandi masih mengalir ke rumah orang tuanya di Kecamatan Medan Ares. "Di rumah mamak ibu hidup air, cuma memang agak jorok. Pagi sama siang kami ngungsi ke sana untuk mandi," tidak tahu alasan PDAM Tirtanadi menghentikan penyaluran air ke rumah warga. Kata dia, tidak ada pemberitahuan sebelumnya."Ini tiba-tiba saja mati. Tak ada pemberitahuan, semoga cepat bisa mengalir lagi airnya," Air PDAM Tirtanadi mati, baca halaman berikutnya... Simak Video "Aksi Bela Al-Qur'an di Medan, Massa Bakar Patung Rasmus Paludan" [GambasVideo 20detik]
TRIBUNNEWSMAKERCOM - Kesal tiga hari air PDAM di rumahnya mati, seorang pria melakukan aksi protes dengan menumpang mandi di kantor PDAM Malang. Video yang memperlihatkan pria tersebut mendatangi
Home Sumatera Utara Kamis, 01 September 2022 - 0948 WIBloading... Puluhan ibu rumah tangga di Kota Medan, Sumatera Utara, menggeruduk Kantor PDAM Tirtanadi Cabang Padang Bulan, karena air mati total. Foto/iNews TV/Ahmad Ridwan Nasution A A A MEDAN - Puluhan emak-emak menggeruduk Kantor PDAM Tirtanadi Cabang Padang Bulan, Kota Medan, Sumatera Utara. Mereka kesal dan melancarkan aksi protes, karena air di daerahnya mati total sehingga keculitan mendapatkan air bersih. Baca Juga Sambil membawa peralatan dapur dan peralatan mandi, puluhan ibu rumah tangga tersebut langsung menerobos Kantor PDAM Tirtanadi Cabang Padang Bulan di Jalan Jamin Ginting. Mereka berteriak-teriak sambil memukul-mukul peralatan dapur di dalam seorang warga Simalingkar, mengaku, kedatangannya ke kantor PDAM Tirtanadi tersebut, untuk menuntut pertanggungjawaban terkait matinya air selama tiga bulan. "Tiga hari ini air sudah mati total, sehingga kami tidak bisa mandi dan memasak," tuturnya. Baca Juga Wanita yang sehari-hari menjadi pedagang tersebut, mengaku akibat air mati membuatnya dua hari tidak dapat berjualan karena tidak bisa memasak. Warga sudah berulang kali mendatangi kantor PDAM Tirtanadi, namun persoalan air mati tidak pernah dapat Bagian Hubungan dan Langganan PDAM Tirtanadi Cabang Padang Bulan, Zaman Mendrofa mengatakan, air yang dialirkan ke rumah tangga berasal dari Sibolangit, dengan sistem gavitasi. "Kebetulan ada pipa yang bocor, sehingga dilakukan perbaikan," tuturnya. Baca Juga Setelah proses perbaikan selesai, air yang dialirkan dengan sistem gavitasi itu terhambat oleh adanya sumbatan angin di dalam pipa. Dia mengaku, telah berupaya menormalisasi saluran air tersebut, dan diharapkan air segera mengalir ke rumah warga. eyt air bersih pdam pasokan air bersih kota medan aksi protes Baca Berita Terkait Lainnya Berita Terkini More 3 menit yang lalu 4 menit yang lalu 19 menit yang lalu 27 menit yang lalu 30 menit yang lalu 33 menit yang lalu
Airbersih bisa didapatkan dari sumber-sumber alam seperti mata air sungai, danau, air pegunungan, air sumur, dan dari perusahaan pengelola air bersih yaitu Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)[2]. Diperkirakan kebutuhan air bersih dari tahun ketahun semakin meingkat, hal ini disebabkan oleh peningkatan jumlah penduduk[3]. Karena tingginya kebutuhan
LABUHAN- Rasa kecewa dilontarkan para pelanggan PDAM Medan Labuhan akibat air yang mati saat perayaan hari raya Idul Adha 1442 H, Selasa 20/7/2021.Ini, dialami sejumlah pelanggan PDAM Medan Labuhan jalan M Basir, Lingkungan 31 Kebun Bundar, Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera itu, aktifitas pelaksanaan kurban yang berlangsung menjadi terganggu."Air sejak pagi sudah mati. mirisnya, pas pada perayaan Idul Adha 1442 H," kata Sutrisno salah satu warga setempat yang juga menyaksikan pelaksanaan sambung Sutrisno, kalau emang ada penggantian Valve katup mengapa pas di saat perayaan Idul Adha, kenapa tidak di hari sebelumnya idul adha," tegasnya. Kinoi
BATU Kejadian tanah longsor di Dusun Kungkuk, Desa Punten, Kota Batu, Jawa Timur, Kamis (10/3/2022), mengakibatkan hampir 70 persen warga Kota Batu kesulitan mengakses air bersih.. Sebab, kejadian tanah longsor itu menyebabkan saluran pipa air milik PDAM Kota Batu dan Kota Malang terputus.. Direktur Perumdam Among Tirto Kota Batu, Sunaedi mengatakan, penyebab tanah longsor itu
Petugas PDAM Tirta Kepri sedang memperbaiki mesin pompa air dan panel listrik di Waduk Sei Gesek FotoIstimewa Tanjungpinang – Hampir dua pekan air PDAM “Mati” dan tidak mengalir ke sejumlah rumah pelanggan dari waduk Sei Gesek. Akibatnya, sejumlah warga pelanggan PDAM di Km 14 dan Km 10 Jalan Tanjung Uban mengaku resah dan mengeluh dengan keadaan tersebut. Terhentinya distribusi Air PDAM ini, sudah berlangsung sejak 28 April 2022 lalu hingga saat. dan selama itu pula, perbaikan pompa dan panel listrik ini tak kunjung siap dilakukan PDAM Tirta Kepri. Salah satu warga di kawasan Kilometer 14 Liam, mengatakan harus melewati hari Raya Idul Fitri dengan kondisi kekeringan. Dirinya mengaku, hampir seluruh warga di komplek perumahannya mengalami nasib yang sama dan terpaksa membeli air per Tangki. “Kami terpaksa harus beli tangki. Karena, sebagian besar perumahan disini tidak punya sumur,” ungkapnya, Senin 9/5/2022. Hal senada juga disampaikan Herika, salah satu ibu rumah tangga di kawasan yang sama. Menurutnya, air merupakan kebutuhan dasar rumah tangga yang harus terpenuhi. Karena, seluruh pekerjaan rumah sangat memerlukan air. Mulai dari memasak, mencuci, dan pekerjaan rumah lainnya. Jika macetnya air PDAM terus bertahan lama, warga yang sangat bergantung dengan PDAM akan sangat kesulitan. Warga ini berharap, PDAM Tirta Kepri segera menyelesaikan masalah tersebut agar distribusi air kembali berjalan lancar seperti hari normal. “Kalau harus beli air terus kami tidak akan sanggup juga. Minta tolong PDAM segeralah perbaiki dan atasi masalahnya,” harap warga. Pompa dan Panel Listrik Rusak Ta Kunjung Rampung Diperbaiki PDAM TK Kepala Bagian Teknis PDAM Tirta Kepri Wahyu, membenarkan tidak beroperasinya distribusi air ke sejumlah pelanggan dari waduk Gesek itu. Hal itu disebabkan akibat adanya perbaikan dan pemasangan pompa. “Petir dan hujan sebelum lebaran kemarin, mengakibatkan pompa dan panel rusak, dan sampai saat ini masih diperbaiki,” ujarnya. Selain itu lanjutnya Wahyu, VSD pompa distribusi di Waduk Sei Gesek, juga mengalami kerusakan dan saat ini sedang dilakukan pemasangan pompa cadangan. Untuk sementara, lanjut Wahyu, pihaknya tengah berusaha agar distribusi air dari kilometer 10 ke kilometer 5 dapat dibantu dari Waduk Sei Pulai. Namun, ia tidak dapat memastikan sampai kapan estimasi waktu perbaikan panel listrik PDAM itu akan rampung dan distribusi air ke pelanggan bisa kembali normal. PenulisIsmail Editor Redaksi
. zbnb18dber.pages.dev/129zbnb18dber.pages.dev/4zbnb18dber.pages.dev/393zbnb18dber.pages.dev/447zbnb18dber.pages.dev/260zbnb18dber.pages.dev/223zbnb18dber.pages.dev/202zbnb18dber.pages.dev/56
kenapa air pdam mati hari ini di medan